TEMPO.CO, Jakarta
- Keberhasilan setahun pertama kepemimpinan Joko Widodo di Jakarta
membuat banyak pihak mendorongnya maju dalam Pemilihan Presiden 2014.
Namun, rupanya tak semua orang setuju dengan gagasan itu.
Ramidi
(63) misalnya, warga Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara mengaku
takut jika Jokowi jadi presiden. Alasannya, tak ada pengganti sebagus
Jokowi di kursi DKI-1.
"Saya enggak mau kehilangan Jokowi. Saya
takut Gubernur Jakarta yang baru nanti tak sebagus Jokowi," ujar Ramidi,
Rabu, 16 Oktober 2013.
Ramidi juga ogah jika Wagub Basuki
Tjahaja Purnama alias Ahok naik menjadi Gubernur Jakarta. Kata dia, Ahok
terlalu galak dan kurang ramah terhadap warga.
"Saya enggak suka
Ahok, kayak preman. Pemimpin jangan seperti itu dong, jangan cepat
emosi. Masak warga Muara Baru sempat dibilang komunis," ujarnya ketus.
Bukan
hanya Ramidi, sebagian Warga Rusun Marunda juga tak rela jika Jokowi
jadi capres untuk 2014 nanti. Mereka menginginkan Jokowi fokus
membereskan masalah Jakarta lebih dulu.
"Kalau nanti dia jadi
presiden, nanti pikirannya kepecah ke daerah-daerah juga," kata Tina,
salah satu warga Cluster B Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.
Ketakrelaan
yang sama juga sempat muncul dari sebagian warga Solo ketika Jokowi
meninggalkan Surakarta untuk menjadi calon Gubernur Jakarta 2012 lalu.
SUMBER : Tempo.co



0 Comments