Gotze "Anak Ajaib" Dari Jerman


BERITASEHARIAN.COM, Jakarta,  Mario Gotze tampil sebagai pahlawan Jerman di laga final Piala Dunia 2014. Gol semata wayangnya membobol gawang Argentina, dini hari tadi, memastikan Der Panzer menjadi juara Piala Dunia untuk kali keempat, dengan rentetan sejarah baru dan rekor baru yang mengantarkan Der Panzer sebagai kampiun piala dunia 2014

Gotze sebenarnya tidak menjadi starter dalam laga yang berlangsung di Estadio Maracana, Rio de Janeiro. Pemain 22 tahun ini baru masuk pada menit 88, menggantikan Miroslav Klose. Pertandingan saat itu tetap berakhir imbang 0-0 selama 90 menit, dan dilanjutkan dengan ekstra time 2 kali 15 menit.

Sihir Gotze sebagai anak ajaib dari Jerman hadir saat pertandingan memasuki menit 113. Pemain Bayern Munich ini memanfaatkan umpan silang dari Andre Schuerrle. Dia lalu mengontrol bola dengan dada, dan melepaskan sepakan voli yang gagal dihalau kiper Argentina, Sergio Romero, alhasil Jerman unggul atas Argentina hingga wasit meniup peluit panjangnya.

Seperti yang diberitakan oleh USA Today, Gotze mengungkapkan perasaannya yang telah membantu Jerman menjadi Kampiun World Cup 2014.

"Ini merupakan perasaan yang luar biasa. Saya tak tahu bagaimana menggambarkannya. Saya hanya menendang dan tak tahu apa yang terjadi. Sulit dipercaya," kata Gotze.

"Bagi kami, ini merupakan mimpi yang menjadi kenyataan. Saya sangat bangga dengan tim dan sangat senang dengan segala sesuatu yang terjadi di Brasil. Semua pemain dalam tim kami layak disebutkan di sini dan kami sangat bangga bisa memenangkan trofi ini," tegasnya.

Tak salah jika Gotze mendapat julukan Messi Jerman. Messi sendiri akhirnya gagal membawa Argentina menjadi juara meskipun sukses menyabet gelar Bola Emas.

Julukan anak ajaib dari Jerman lahir karena Gotze memiliki kecepatan, kecepatan, skill dan kreativitas tinggi. Posturnya yang mungil dan kecil. Mantan Direktur Teknik Asosiasi Sepakbola Jerman (DFB) menyebut Gotze sebagai talenta terbaik yang pernah dimiliki Die Mannschaft.

Gotze memulai kariernya bersama Borussia Dortmund pada 2009. Dia menjadi kunci keberhasilan Die Borussen merebut juara Bundesliga pada 2010-11, lalu meraih gelar ganda Bundesliga dan DFB-Pokal pada 2011-12. Gotze juga menjadi bagian tim saat Dortmund melaju ke final Liga Champions 2013.

Pada April 2013, Gotze resmi hengkang ke Bayern Munich dengan nilai transfer €37 juta. Dia sempat menjadi pemain Jerman termahal sebelum dipatahkan Mesut Oezil, yang dibeli Arsenal dari Real Madrid dengan nilai €50 juta. (one)

Pramdia Arhando

Post a Comment

0 Comments