4 September 2015
Beritaseharian.com - Indonesian Society For Humanity mengajak Indonesia untuk berpatisipasi dalam Aksi Damai Menolak kedatangan As-Sisi. Seruan Aksi Tolak AS-Sisi (pemimpin kudeta berdarah di mesir) ini dianggap telah menyalah gunakan Hak Asasi Manusia di Indonesia.
Keputusan Presiden jokowi ini dianggap masalah yang serius karena masalah kemanusiaan, kunjungan kenegaraan Presiden Mesir Jenderal Abdul Fatah As-Sisi ke Indonesia. Salah satunya terkait kebijakan keamanan dalam negeri Mesir yang dinilai melanggar HAM dan Demokrasi.
Sosok As-Sisi selain merupakan kudeta berdarah juga adalah penguasa rezim otoriter yang lebih mengutamakan kepentingan Asing daripada keutuhan dalam negerinya sendiri.
Dalam kesempatan itu peserta aksi membawa beragam poster yang berisikan kecaman terhadap As-Sisi, diantaranya penolakan terhadap kunjungannya ke Indonesia, seruan untuk menjatuhkan pemerintah diktator dan menolak adanya kedekatan pemerintah Indonesia dengan rezim kudeta Mesir.
“kami Indonesia Society For Humanity menuntut menolak penjahat demokrasi menggap tidak ada manfaatnya dengan kerjasama bagi rakyat Indonesia karena pemerintahan mesir jauh lebih buruk dari Indonesia.” Noufal abuzar kordinator Indonesia Society For Humanity.
Demo juga akan terus berlangsung pada hari ini pada, pukul 01.00 – selesai. Demo akan terus berlangsung hingga mendapat respon langsung oleh presiden Jokowi.
#beritaseharian #politik #AsSisi
Oleh : Khairunnisa
Editor : Abdul Gofar




0 Comments