| Bima Kunting Vredeburg / NS Magz |
Kecintaan mereka terhadap kereta api ditunjukkan lewat berbagai macam cara, ada yang setia menggunakannya kala bepergian, menjadikannya obyek fotografi, hingga berhimpun dalam sebuah komunitas dengan sesama penngemar kereta.
Tercatat, komunitas penggemar kereta sudah banyak yang terbentuk dan tersebar di beberapa kota di Pulau Jawa. Salah satunya adalah komunitas “Edan Sepur” dari Yogyakarta. Komunitas yang berdiri pada 5 Juli 2009 memiliki sekretariat yang beralamat di kawasan Sutopadan RT 03 Ngestiharjo, Bantul, Yogyakarta.
Nama “Edan Sepur” sendiri diambil dari bahasa Jawa. “Edan” artinya gila, sedangkan “sepur”berarti kereta. Sengaja menamakannya demikian untuk menunjukkan betapa cinta para anggotanya terhadap kereta api. Hingga saat ini, tercatat anggota “Edan Sepur” berjumlah 2.500 orang yang tersebar di seluruh Indonesia. Di fanpage Facebook, ada sekitar 17.700 orang. Mereka ada yang dari Bali, Malang, dan Surabaya.
Berbagai kalangan mulai dari pelajar, mahasiswa, penggiat wisata Yogyakarta hingga petugas kereta api pun ikut bergabung dalam komunitas ini yang setiap minggu berkumpul di dekat Stasiun Tugu tepatnya di palang pintu geser Malioboro atau di halaman Benteng Vredeburg yang terdapat lokomotif Bima Kunting.
Sharing gambar atau diskusi mengenai kereta api di Indonesia menjadi keasyikan tersendiri yang akhirnya jadi sebuah pelajaran berguna soal perkeretaapian pada umumnya. Berbagi pengalaman mengenai perjalanan dengan kereta api, bertukar informasi seputar jadwal kereta, dan berbagi referensi lokasi wisata yang dilintasi oleh kereta api.
Kegilaan pada kereta api bukan sebatas mengagumi semata. Mereka juga mengikuti perkembangan perkeretaapian di Indonesia. “Edan Sepur” pun menjalin sinergi dengan PT KAI melalui berbagai cara, seperti mengikuti event-event yang diselenggarakan perusahaan perkeretaan satu-satunya di Indonesia ini.
Turut serta membatu PT. Kereta Api Indonesia ketika musim mudik, natal dan tahun baru tiba dengan membuka posko bantuan informasi seputar mudik dengan Kereta Api di Stasiun-stasiun besar yang menjadi titik pemberangkatan para perantau menuju kampung halaman tercinta.
Di Edan Sepur bukan hanya fotografi saja. tetapi mengarahkan ke informasi kepada masyarakat. Jadi ekstrimnya penyambung lidah masyarakat, baik jadwal keberangkatan kereta atau informasi-informasi terbaru kereta api. Sebisa mungkin di informasikan langsung ke masyarakat melalui fanpage facebook atau dari Twitter Edan Sepur.
| Edan Sepur |
Seperti yang diutarakan Aris Saputro selaku Humas ”Edan Sepur” di Yogyakarta mengatakan “Semboyan Cinta, Peduli dan Tertib terus menjadi pedoman dari komunitas ini dengan menjaga dan segala sarana dan prasarana perkeretapian di Indonesia hingga peduli terhadap kelestarian dan juga sejarah kereta api dan tertib bila menggunakan jasa kereta api dengan membeli tiket, membantu sesama pengguna kereta api bila mengalami kesulitan”
__________________________________________
Penulis : Pramdia
Artikel - Foto: Next Station Magazine


0 Comments