VIVAnews - Pihak Direktorat Lalu Lintas Polda Metro
Jaya beserta pihak terkait termasuk PT Jasa Marga telah melakukan uji
coba buka tutup empat ruas tol dalam kota per tanggal 16-20 Desember
2013.
Terkait hal itu, para pemangku kepentingan mengevaluasi
hasil penutupan di tiga pintu keluar tol dan satu pintu masuk tol dalam
kota.
Berdasarkan hasil evaluasi dan analisa dengan Jasa Marga,
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar
Rikwanto mengatakan, uji coba penutupan empat ruas tol dalam kota
dihentikan.
"Uji coba untuk sementara tidak dilanjutkan karena
kapasitas pintu keluar alternatif tak mampu menampung lalu lintas
peralihan," kata Rikwanto pada wartawan, Jakarta, Minggu 22 Desember
2013.
Selain karena kapasitas pintu ke luar yang sangat terbatas,
Rikwanto menambahkan, alasan uji coba penutupan pintu tol juga
dikarenakan masyarakat yang belum dapat diajak bekerja sama, terkait
waktu keberangkatan dalam beraktivitas, pun banyaknya komplain dan
keluhan dari para pengguna jalan. "Karena hal itu, kami belum dapat
membagi arus lalu lintas," tutur Rikwanto.
Meski uji coba
tersebut dilihat berdasarkan kepadatan arus, dia mengatakan, Polri
meminta Jasa Marga agar Pintu Senayan dan Semanggi II dilakukan upaya
jemput transaksi setiap hari. Mulai pukul 15.00 hingga 21.00.
Hal
itu diusulkan untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di sekitar
Plaza Semanggi. Dengan adanya usulan itu pun, pihak Jasa Marga
menyanggupinya.
Sebelumnya, empat ruas pintu tol dalam kota
seperti Senayan, Semanggi II, Dharmais, dan Tegal Parang diuji coba
sistem buka tutup, untuk mengurai kemacetan.
Di tiga pintu tol
tersebut, penutupan dilakukan pukul 08.00 WIB–10.00 WIB, sementara pintu
masuk Tol Semanggi I 16.00 hingga 20.00 WIB. (umi)
sumber : http://metro.news.viva.co.id/news/read/468208-uji-coba-buka-tutup-empat-ruas-tol-dalam-kota-dihentikan
0 Comments