Trend bencana di Indonesia terus meningkat. Indonesia sedang diuji dengan berbagai bencana nasional. Tercatat, banjir, banjir bandang, erupsi gunung, tanah longsor, hingga gempa bumi seolah-olah bergantian melanda Negara ini. Sejak tahun 2002 hingga awal 2014 terhitung telah terjadi hingga ribuan jenis bencana alam, baik bencana hidrometeorologi maupun nonhidrometeorologi. Secara spesifik untuk musibah jenis hidrometeorologi hingga pada bulan Januari 2014, bencana yang terdiri dari banjir (95 kali), tanah longsor (39 kali), kekeringan (1.692 kali), puting beliung (36 kali), dan banjir disertai tanah longsor (4 kali).
Untuk bencana nonhidrometeorologi, musibah yang terjadi khususnya sepanjang awal tahun ini
adalah kecelakaan transportasi (4 kali), gelombang pasang dua kali, letusan
gunung berapi satu kali, dan gempa bumi satu kali dengan jumlah keseluruhan
yakni delapan.
Bencana tersebut tidak hanya menimbulkan korban dan
penderitaan, kerugian harta benda, kerusakan lingkungan, kerusakan sarana,
prasarana,dan fasilitas umum. Faktor akibat
ulah manusia atau human error juga berperan menjadi faktor bencana. Penggundulan
hutan, pengeringan dan penimbunan rawa dan situ atau mengubah fungsinya secara drastis,
membuang sampah disembarang tempat, hilangnya daerah resapan oleh pembangunan
mega proyek menjadi salah satu pemicu bencana.
Selain akibat manusia, patut diketahui Indonesia
berada di dalam ring of fire (cincin api) yang memiliki potensi bencana alam
cukup tinggi , karena berada diantara wilayah lintasan dua jalur pegunungan
sirkum pasifik dan sirkum mediterania yang terdapat banyak gunung berapi dan
aktivitasnya rentan menyebabkan terjadinya gempa vulkanik. Posisi geologis
Indonesia yang berada pada pertemuan tiga lempeng aktif yaitu lemeng
Indo-Australia dibagian selatan, lempeng Euro-Asia dibagian utara dan lempeng
pasifik dibagian timur. Dengan demikian, posisi Indonesia sangat rawan terhadap
bencana. Baik dari aktivitas vulkanis maupun tektonik.
Sementara itu, menurut BNPB sebagai badan khusus
yang menangani bencana di Indonesia ini mengatakan bahwa ancaman banjir dan longsor masih
akan terus berlanjut hingga Maret 2014. Potensi bencana masih akan terjadi di hampir
sebagian besar wilayah Indonesia. Hal ini sesuai dengan kondisi pola curah
hujan di Indonesia yang akan terus berlangsung hingga bulan Maret nanti.
*Dihimpun dari berbagai sumber.
Penulis: Media Tawadhu
Twitter: @media_tawadhu8
Penulis: Media Tawadhu
Twitter: @media_tawadhu8



0 Comments