Prabowo Subianto (kiri) dan Joko Widodo (kanan)
JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Dewan Pembina Partai
Gerindra Prabowo Subianto disebut menjadi kandidat terkuat calon
presiden pada Pemilu 2014, jika Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias
Jokowi tak maju sebagai salah satu kandidat capres. Hal itu dikatakan
berdasarkan hasil survei terakhir Pol-Tracking Institute.
Dalam hasil survei tersebut, jika Jokowi tak maju sebagai capres, maka elektabilitas di bawah Prabowo adalah Megawati Soekarnoputri (15,26 persen), Aburizal Bakrie (13 persen), dan Wiranto (11 persen). Adapun untuk kandidat capres lainnya, elektabilitas mereka di bawah 10 persen.
"Namun, semua kemungkinan bisa terjadi dalam skema kompetisi politik karena ada 57 persen pilihan publik masih berubah," ujarnya.
Sebaliknya, jika Jokowi maju sebagai capres, maka hasilnya sama seperti hasil lembaga survei lain, yakni elektabilitas Jokowi teratas. Hasil survei Pol-Tracking Institute menunjukkan, elektabilitas mantan Wali Kota Surakarta itu mencapai 37 persen. Posisi selanjutnya ditempati Prabowo (10,3 persen), Aburizal Bakrie 5,9 persen, dan Wiranto 5,42 persen.
Survei tersebut disebut dilaksanakan pada 16-23 Desember 2013 terhadap 1.200 responden di 33 provinsi. Survei dilakukan dengan metode multi stage random sampling dengan margin of error ± 2,83 persen.
Sumber: http://indonesiasatu.kompas.com/read/2014/01/26/1348476/survei.jika.jokowi.tak.nyapres.maka.prabowo.capres.terkuat



0 Comments