RMOL. Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo optimistis pembangunan
dua waduk di kawasan hulu Sungai Ciliwung dapat mengurangi 40 persen
dampak banjir di ibukota. Pembangunan Waduk Ciawi dan Waduk Sukamahi ini
nantinya akan dikerjakan secara gotong royong oleh Pemprov DKI bersama
Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
"Akar masalahnya harus selesai,
banjir kita bukan bicara lagi Sembako. Kita bangun Waduk Ciawi dan
Sukamahi bisa mengurangi 40 persen air dari atas," ujar Jokowi di
Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (21/1).
Dalam pembangunanya
nanti, Kementerian PU akan membangun pondasi dan konstruksi dua waduk
tersebut. Sementara DKI akan berkontribusi membebaskan lahan untuk
pembangunan waduk.
Lebih lanjut Jokowi menjelaskan, selama ini
banjir yang menerjang 444 RW se-Jakarta tidak luput dari peningkatan
debit air di hulu. 90 persen air tersebut adalah kiriman dari Gunung
Pangrango yang mengalir di Katulampa.
Selain pembangunan waduk,
Jokowi pun ingin melanjutkan pembangunan sodetan Ciliwung-Cisadane.
Sayangnya, pemerintah Kota Tangerang enggan memberi izin.
"Pembebasan
lahan harus dimulai tahun ini untuk sodetan Ciliwung - Cisadane. Kita
sudah tidak ada kompromi lagi, banjir tidak lagi bicara sembako, tapi
akar masalah yang diatasi," tegasnya.
[wid]
sumber : http://jakartabagus.rmol.co/read/2014/01/21/140746/Waduk-Dibangun,-Jokowi-Yakin-Dampak-Banjir-DKI-Berkurang-
0 Comments