VIVAlife - Wanita sering protes mengapa pria tidur
lebih lama dan bagun lebih susah. Secara ilmiah, pria memang membutuhkan
tidur panjang untuk kelangsungan hidup.
Fakta ini berbanding
terbalik dengan wanita, walaupun memiliki kebiasan tidur buruk, wanita
dapat bertahan hidup lebih lama. Terlebih ketika mereka mengasup Vitamin
B6 yang ditemukan di dalam daging, pisang, kacang-kacangan, bawang
putih dan pistachio.
Pada wanita, konsumsi vitamin B6 memungkinkan tubuh menggunakan dan menyimpan energi dari protein serta karbohidrat.
Temuan
berasal dari Melbourne Monash University, untuk melihat kontribusi diet
terhadap kualitas tidur dan kematian di antara pria dan wanita lanjut
usia. Pemimpin penelitian, Emeritus Wahlqvist Mark, mengatakan bahwa
tidur memainkan peran yang lebih penting dalam kematian pria daripada
wanita.
"Kurang tidur telah dikaitkan dengan peningkatan
morbiditas dan mortalitas termasuk obesitas, diabetes, penyakit jantung
dan penyakit jantung koroner," kata Emeritus Wahlqvist Mark, dilansir
Daily Mail.
Lanjutnya,
hasil penelitian menunjukkan hal yang berbeda dari kedua jenis kelamin.
Kurang tidur berkorelasi dengan nafsu makan dan kesehatan yang buruk
pada wanita. Selain itu, peneliti juga menemukan hubungan antara diet
dan tidur, terutama pada wanita.
Baik pria dan wanita, bisa
meningkatkan prospek tidur dengan mengonsumsi makanan yang lebih
bervariasi. Pria membutuhkan makanan beragam yang cukup, sedangkan
wanita mengonsumsi makanan kaya akan vitamin B6.
"Praktek diet
yang sehat pada orang tua bisa meningkatkan durasi tidur dan
menghasilkan tingkat kesehatan yang lebih stabil," lanjut Walhqvist.
Sementara
itu, pada kaum adam, pola tidur buruk pun menurunkan kemampuan
mengunyah, memiliki selera yang buruk, dan kurang melakukan aktivitas
fisik. Yang paling mengerikan, kurang tidur berkontribusi pada risiko
kematian dini.
Sumber: http://life.viva.co.id/news/read/478546-dampak-buruk-kurang-tidur-pada-pria--kematian-dini
0 Comments