Hitung-hitungan Etape Terakhir Liga Inggris


Kompetisi Liga Primer Inggris hanya tinggal menyisakan 8-10 pertandingan lagi. Hanya empat kuda pacu tersisa yang dirasa mempunyai kemampuan untuk mengakhiri kompetisi ini dengan menjadi kampiun.

Dua tim asal London yakni Arsenal dan Chelsea, serta Liverpool dan Manchester City adalah tim yang menempati posisi 1-4 di klasemen EPL saat ini. Setan Merah Manchester United untuk pertama kalinya dalam sejarah EPL yang dihelat sejak 1992/93 tidak ikut berpacu dalam perebutan gelar juara. Meskipun secara matematis poin United masih mungkin untuk menjuarai EPL, namun tim asuhan David “The Chosen One” Moyes ini harus memenangi seluruh pertandingan sisa serta berharap seluruh kompetitor lainnya takluk (yang mana ini tidak mungkin terjadi, selain juga karena form United yang masih angin-anginan). Mari kita hitung peluang dari keempat calon juara diatas jika melihat dari sisa partai yang ada.


Chelsea – poin maksimal : 90
Tim besutan Jose Mourinho saat ini menempati posisi puncak klasemen sementara EPL dengan meraih 66 angka dari 30 pertandingan dengan 8 partai tersisa. Chelsea juga masih harus membagi fokus mereka ke ajang Liga Champions Eropa (UCL), apalagi jika mereka sanggup menyingkirkan Galatasaray di babak 16 besar.

Dari 8 partai sisa di EPL, Chelsea masih harus menjamu Arsenal pada 22 Maret, serta bertamu ke Anfield pada 27 April untuk menghadapi salah satu kompetitor mereka, Liverpool. Kedua partai ini merupakan yang paling berat untuk The Blues, sementara 6 partai sisanya mereka hanya menghadapi tim semenjana sekelas Stoke City, Swansea City, Crystal Palace, Sunderland, Norwich City serta Cardiff City. John Terry dkk. dipercaya tidak akan mengalami kesulitan untuk meraup poin penuh dari 6 partai tersebut, dengan catatan tidak ada lagi kejutan seperti saat mereka takluk dari Aston Villa.

Gawang kesebelasan yang dijaga oleh Petr Cech ini  hanya kebobolan sebanyak 23 gol dari 30 pertandingan juga merupakan yang paling sedikit kemasukan di EPL musim ini, hal ini merupakan salah satu modal bagus Chelsea dalam menjalani pertandingan sisa. Selain itu, tim milik taipan Rusia Roman Abramovich ini juga tercatat tidak pernah tersentuh kekalahan saat mereka bermain di hadapan publik Stamford Bridge.


Liverpool – poin maksimal : 89
Setelah berhasil menaklukkan Manchester United dengan skor 3-0 di Theater of Dreams, para pendukung klub berlogo burung Liver ini mulai membicarakan kans mereka dalam meraih juara EPL untuk yang pertama kalinya dalam sejarah. Liverpool saat ini meraih 62 angka dari 29 pertandingan dengan 9 partai sisa.

Tiga partai berat menanti The Reds yang menentukan kans mereka dalam meraih trofi EPL yakni menghadapi Tottenham Hotspur pada 30 Maret, Manchester City tanggal 13 April, serta Chelsea pada 27 April. Hal yang cukup menguntungkan anak asuhan Brendan Rodgers ini adalah ketiga partai tersebut digelar di stadion kebanggaan mereka, Anfield.

Spurs yang dibabat habis pada pertemuan pertama di White Hart Lane dengan skor 5-0, datang ke Anfield ingin balas dendam sekaligus mengamankan tiket Eropa mereka. Steven Gerrard dkk. termotivasi untuk membalas kekalahan mereka pada pertemuan pertama di EPL musim ini kala menghadapi The Citizen & The Blues sekaligus mengurangi peluang para kompetitor untuk meraih gelar juara. Enam partai lainnya, Liverpool akan menghadapi klub yang diatas kertas akan sanggup mereka taklukkan : Cardiff, Sunderland, West Ham, Norwich, Crystal Palace & Newcastle.

Ketajaman lini depan Liverpool yang dipercayakan kepada Luis Suarez & striker Inggris yang telah comeback dari cedera, Daniel Sturridge, menunjukkan statistik yang membuat pendukung klub asal Merseyside ini tenang. Dari 29 pertandingan EPL yang telah dilalui, The Reds menceploskan 76 gol ke gawang lawan, angka yang paling tinggi musim ini. Hal ini masih ditambah dengan duet kebanggaan mereka, SAS (Suarez And Sturridge) di puncak daftar topskor dengan 25 dan 18 gol.


Arsenal – poin maksimal : 89
Tersingkir dari ajang Liga Champions Eropa setelah kalah oleh sang juara bertahan Bayern Muenchen, membuat fokus Arsenal berkurang. Dibanding kompetitor lainnya, Arsenal bisa dibilang yang paling sibuk hingga awal Maret 2014 setelah bertarung di 3 ajang : EPL, UCL serta piala FA. Di piala FA, mereka telah sampai di babak semifinal melawan Wigan, dan jika sanggup melangkah ke final, Arsenal “hanya” akan ditunggu antara Hull City/Sheffield United. Mungkin hal ini yang cukup merisaukan Arsene Wenger, karena ia pasti melihat peluang timnya untuk mengangkat trofi di ajang piala FA lebih besar dibanding di EPL.

Puasa gelar selama lebih dari 8 tahun masih terngiang di benak Wenger, ditambah desakan para Gooner semakin menambah kegalauan The Professor. Hambatan The Gunners datang dari diri mereka sendiri setelah Mesut Ozil, Jack Wilshere, Theo Walcott serta Aaron Ramsey yang merupakan andalan tim terutama di lini tengah saat ini terpaksa menepi dikarenakan cedera.
Kemenangan 1-0 pada North London Derby pekan lalu saat menghadapi tuan rumah Tottenham Hotspur merupakan modal bagus untuk menghadapi salah satu partai penentuan juara melawan tuan rumah Chelsea akhir pekan ini. Partai berat yang masih harus ditempuh Arsenal di sisa musim ini adalah melawan Manchester City di Emirates, serta bertandang ke Goodison Park untuk menghadapi Everton. Enam partai sisa lainnya diatas kertas akan dengan dilalui Arsenal dengan lancar saat menghadapi Swansea, West Ham, Hull City, Newcastle, WBA & Norwich City.


Manchester City – poin maksimal : 93
Meski saat ini Manchester Biru ini berada di posisi terakhir dibanding ketiga kompetitornya dalam persaingan meraih titel jawara EPL, namun tim asuhan Manuel Pellegrini ini masih menjalani 27 partai, dua partai lebih sedikit dibanding Arsenal & Liverpool, serta 3 pertandingan lebih sedikit dibanding Chelsea yang memuncaki klasemen sementara dan telah menjalani 30 partai.

Tersingkir dari UCL setelah takluk dari Barcelona serta terlempar dari piala FA dikarenakan kalah dari Wigan Athletic membuat tim yang musim ini berganti apparel dari Umbro ke Nike ini langsung berkonsentrasi penuh ke EPL. Kembalinya goal-getter utama tim dari cedera, Sergio Kun Aguero jelas memberikan suntikan tenaga serta amunisi guna menghadapi sisa partai EPL.

Meski menyisakan jumlah partai sisa lebih banyak, namun langkah The Citizen tidak bisa dibilang mudah. City harus melawat ke kandang tetangga mereka kala menghadapi Manchester Derby melawan United pada 26 Maret lalu 3 hari kemudian sudah ditunggu Arsenal di Ashburton Grove pada 29 Maret. Setelah cooling down saat melawan Southampton pada tanggal 5 April di Eastland, Yaya Toure dkk. sudah ditunggu Liverpool di Anfield. Selain ke empat partai tersebut, The Citizen masih harus melawan Fulham, WBA, Crystal Palace, West Ham serta salah satu kuda hitam EPL di tiap musim, Everton.

Beberapa partai sisa akan menjadi kunci serta penentu para tim dalam memperebutkan gelar juara Liga Primer Inggris. Lebih serunya, partai tersebut melibatkan antara tim-tim tersebut; Chelsea vs Arsenal 22 Maret, Arsenal vs Manchester City 29 Maret, Liverpool vs Manchester City 13 April, Liverpool vs Chelsea 27 April. Kalah pada partai tersebut bisa memperkecil atau bahkan memupuskan peluang untuk meraih trofi juara EPL. Jika dilihat dari jumlah poin maksimal, Manchester City serta Chelsea terlihat paling berpeluang untuk memuncaki klasemen akhir, walaupun rintangan dan sandungan bisa datang dari tim lawan yang dipandang sebelah mata.

Oleh : Galih Satrio Pinandito

Sumber: http://id.olahraga.yahoo.com/blogs/arena/memasuki-fase-akhir-kompetisi-liga-primer-inggris-musim-2013---14-051648672.html

Post a Comment

0 Comments