Review FURY


BeritaSeharian.com- Fury memvisualisasikan bagaimana brutalnya sebuah perang. Gambaran peperangan tervisualisasi dengan nyata, dan scoring yang mencekam. Film ini tidak hanya menceritakan bagaimana tentara Amerika yang tengah berperang melawan tentara Nazi, namun juga mnceritakan bagaimana seorang bersih dan ‘naif’ dibuat menjadi seorang yang dewasa dan tidak ragu untuk membunuh.

Film ini bersetting dimasa akhir Perang Dunia II, dimana sekutu hampir mengalahkan tentara Nazi Jerman, April 1945. Pasukan sekutu pimpinan sersan Don ‘Wardaddy’ Collier (Brad Pitt) mendapat misi terakhir yang sangat berbahaya.

Sersan Wardaddy membawa anak buahnya untuk membawa Tank jenis Sherman M4A3E8 yang diberi nama Fury untuk menyerang sisa-sisa tentara Nazi di jantung kota Jerman.
Namun ia harus mencari pengganti salah satu anak buahnya seorang penembak yang gugur saat perang sebelumnya. Kemudian datanglah Norman (Logan Lerman) yang belum berpengalaman dalam menghadapi perang. Dan disinilah hal yang menarik bagi penonton, karena disatu pihak penonton akan diperlihatkan betapa kejamnya seorang Don ‘Wardaddy’ dalam mengajarkan Norman agar kuat berperang, disatu sisi ia juga memperlihatkan emosi penyesalan yang dalam karena telah merusak pribadi Norman yang baik dan tidak suka kekerasan.

Fury penuh dengan luapan emosi dan banyak juga adegan-adegan keakraban sang awak Fury. Ada banyak adegan brutal dalam film ini, dan juga terdapat hal yang menarik lagi semua senjata api dan tank mengeluarkan peluru dan meriam yang berwarna-warni. 

Brad Pitt tetap menjadi jawara dari semua aktor yang bermain. Dia berperan menjadi 'Ayah' yang harus mengajarkan hal-hal yang sulit dalam menghadapi perang. Sebagai informasi, Brad Pitt untuk yang kedua kalinya bermain film memerangi tentara Nazi, sebelumnya kita mengingat dia dalam film epik karya Tarantino, Inglourious Basterd. Begitu juga dengan Logan Lerman, harus diakui dia banyak belajar dari film ini, penampilannya lumayan memukau dan salut untuknya berani keluar dari stereotip film-film sebelumnya.. Selebihnya kontribusi para pemain sangatlah apik diperankan oleh masing-masing aktor.

Semua ini berhasil disatukan menjadi sebuah film klise yang masih sangat menarik untuk ditonton. Hanya dengan memfokuskan cerita ke awak-awak tentara di dalam tank, David Ayer tau bagaimana mempermainkan emosi pria. 

Lalu apa hal yang menarik dari film ini? Bahwa kita akan disuguhkan bahwa perang itu kejam? Yah itu sudah biasa. Tetapi entah kenapa ending dari film ini menunjukkan bahwa para tentara tersebut begitu bangga berperang. Bahkan perang adalah sebuah alat/aktifitas yang sangat mulia yang harus dilakukan.

Perang bukanlah sebuah kesedihan, tetapi sebuah keharusan yang harus dilakukan demi masa depan orang-orang yang kita cintai (atau demi bangsa dan negara).

Genre: Action, Drama, War
Distributor: Qed International
Producer: David Ayer, Bill Block, John Lesher, Ethan Smith
Director: David Ayer
Writer: David Ayer 
Cast: Brad Pitt, Shia Labeouf, Logan Lerman, Michael Pea, Jon Bernthal, Jason                             Isaacs, Scott Eastwood
Durasi: 134 menit
Rating: Dewasa




Media Tawadhu

Post a Comment

0 Comments